Harga Bawang Merah di Madiun Anjlok

0
30

Madiun : Harga sejumlah komoditi di pasar tradisional Kota Madiun mengalami penurunan, Senin (24/9/2018). Seperti harga bawang merah terpantau turun drastis, dari sebelumnya Rp20.000-Rp25.000 per kilogram menjadi Rp10.000 untuk yang biasa dan Rp15.000 per kilogram untuk kualitas super.

Seorang pedagang di Pasar Besar Madiun, Ny. Sugiono mengatakan, penurunan harga terjadi sejak Agustus lalu, disebabkan sentra produksi bawang merah di Kabupaten Nganjuk, panen raya.

“Ya turun banyak. Ini karena panen raya, lalu pasarnya sepi juga. Ya permintaannya turun, kan banyak orang jual. Biasanya itu satu hari saya bisa menjual 1 kwintal, sekarang ya hanya 25 kilogram,” ungkap Ny. Sugiono, Senin (24/9/2018).

Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Gaguk Hariyono tidak menampik jika sejumlah komoditi mengalami penurunan harga, terutama pada bawang merah. Selama ini bawang merah yang dijual di pasar tradisional Madiun berasal dari wilayah Nganjuk dan sekitaranya. Menurut Gaguk, menurunnya harga bawang merah, disebabkan karena saat ini masih bulan Suro atau Muharram yang dipastikan banyak masyarakat tidak mengadakan hajatan.

“Panen ada, terus kemudian bulannya Suro sehingga aktifitas masyarakat itu tidak seperti bulan ini. Pembeli pun hanya sebatas membeli untuk dirinya sendiri (konsumsi pribadi.red), sehingga barangnya banyak dan otomatis harganya turun,” kata Gaguk.
Selain bawang merah, sejumlah komoditi yang mengalami penurunan, yakni bawang putih biasa dari Rp18.000 per kilogram menjadi Rp16.000 per kilogram. Sedangkan bawang jenis kating dijual Rp22.000 setiap kilogram dari harga sebelumnya Rp25.000 per kilogram. Selain itu harga cabai biasa juga turun dari Rp20.000 per kilogram menjadi Rp15.000 per kilogram.

copy right :
http://rri.co.id/madiun/post/berita/575335/ekonomi/harga_bawang_merah_di_madiun_anjlok.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here